Untuk Hatimu


Syaikh Omar Al-Sadan hafidzahullaahu berkata,

Untuk hatimu:

Apapun yang terjadi, yakinlah kamu pasti bisa menanggungnya, karena Allah tidak akan menguji seorang hamba di luar batas kemampuannya, jadi jangan menambah kecemasan dan keputusasaanmu, ingatlah kekhawatiran di masa lalu yang membebani kepalamu, bagaimana kamu memandangnya sekarang?

Bijaksana dan sederhanakanlah segala sesuatunya, karena hal terbesar yang dapat membuatmu merasakan kebahagiaan adalah melaksanakan segala kehendak Allah terhadap segala urusanmu, dan Allah lebih besar kasih sayangnya melebihi kasih sayang ibu dan ayahmu.

Yuk, yuk! yang masih sering ovt.
Ayo ditinggalin dulu ovt negatifnya, fokusin husnudzon!
Ingatkan, ajaran orangtua?
Mikir boleh, kikir jangan.
Risau boleh, kacau jangan. 

Everything always be fine.
Banyak sekali praduga negatif kita yang salah. 
Untuk apa terus mencerna bulatan hitam untuk hatimu?
Sementara Allah dan Rasulullah telah mengingatkan kita.👇

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Allah Ta’ala berfirman,

أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِى بِى

Aku sesuai dengan persangkaan hamba pada-Ku” (Muttafaqun ‘alaih). 

Hadits ini mengajarkan bagaimana seorang muslim harus huznuzhon pada Allah dan memiliki sikap roja‘ (harap) pada-Nya.

Berbekal keyakinan ini, mari kita perkuat husnudzon kepada-Nya di setiap hela napas: setiap kali prasangka buruk mulai menghantui, ganti dengan keyakinan bahwa Dia Maha Pengasih dan Maha Mengetahui. Ingatlah janji-Nya dalam QS. Ar‑Ra’d [13]:11, bahwa “Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri,” maka mulailah dari hatimu—ubah prasangka buruk menjadi harapan.

Perbanyaklah dzikir, istighfar, dan shalawat, karena itu adalah obat penenang jiwa dan penjernih pikiran. Tatkala rasa cemas datang, renungkanlah pula firman-Nya dalam QS. Al-Insyirah [94]:6, “Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan,” sehingga setiap ujian menjadi panggung bagi kita untuk bangkit lebih kuat.

Jadikan setiap detik sebagai ladang amal: dengan pikiran yang bersih, lisan yang terjaga, dan hati yang lapang, insya‑Allah segala perkara akan terasa lebih ringan. Semoga kalimat ini menuntun kita untuk selalu huznuzhon dan tawakkal, karena sesungguhnya segala kebaikan hanya datang dari-Nya.

Sumber

https://rumaysho.com/2298-sesuai-persangkaan-hamba-pada-allah.html



Komentar

Postingan Populer